Kasihilah musuhmu


Seorang pendeta memarahi seorang anggota jemaat yang juga seorang pemabuk. Ia berkata, “Joe, wiski merupakan musuhmu yang terbesar. Jauhilah sedapat mungkin.”

“Bukankah anda berkata di dalam khotbahmu bahwa kita harus mengasihi musuh kita?”

“Tentu”, jawab pendeta, “namun aku tak pernah mengatakan bahwa anda harus menelannya.”

Joyful Noiseletter
{“Kumpulan Ilustrasi & Humor Rohani I”, Kelompok Kerja Reflecta 2001)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: