Menjadi Rekan Kerja Yang Menawan

Sumber : Berbagai Sumber
Koleksi Artikel dari Biasawae Community
Copyleft 2005 biasawae.com

Banyak di antara kita berprinsip, atasan di kantor itu harus dianggap seperti ‘dewa’.
Maksudnya, bila ingin berkarier mulus, maka Anda harus selalu siap menyenangkan hati
atasan. Padahal tak hanya itu. Interaksi Anda dengan lingkungan kerja juga sangat
menentukan. Maksudnya, rekan kerja juga punya peran penting dalam kemajuan karier Anda.
Nah, jika ingin selalu sukses berkarier, Anda juga perlu tahu cara menarik hati rekan kerja!
Simak strategi ini, dan jadikan pedoman Anda dalam berkarya.

Terbuka. Kuasai seni berteman yang baik. Jadi pribadi yang ramah bukan berarti harus dicap
juga sebagai biang gosip. Memang, banyak topik pembicaraan menarik di kantor. Tapi begitu
Anda sadar, percakapan sudah mengarah ke hal-hal yang panjang dan terlalu mendalam,
hentikan segera. Masih ada pekerjaan menumpuk di meja untuk Anda selesaikan. Pertahankan
reputasi sebagai orang yang selalu bekerja dengan serius. Dijamin, pintu karier terbuka lebar
bila Anda lebih memilih diskusi soal proyek yang tengah ditangani. Daripada bergosip soal
sekretaris baru yang pernah ‘tidur’ dengan salah satu bos di kantor.

Serius. Cairkan sedikit gunung es yang bercokol dalam diri Anda itu. Tebarkan kesan bahwa
keberadaan Anda di kantor tak hanya untuk menyelesaikan kerja dan mengejar promosi
jabatan saja. Jalin hubungan dengan rekan kerja. Kalau ada yang datang ke kantor dengan
penampilan rambut baru, tak ada salahnya Anda ikut memuji dan memberi komentar. Saat
rekan kerja menyerahkan laporannya kepada Anda, beri ulasan dengan sikap yang benar.
Jangan kaku dan terkesan dipaksakan. Yang penting, Anda harus bisa melaksanakan misi
pergaulan: Menanamkan pengertian kalau Anda manusia biasa, yang juga bisa berbuat salah.
Hapus anggapan rekan kerja yang selama ini menjuluki Anda sebagai Miss Perfect.
Bersosialisasi dengan rekan tak hanya membuat suasana kerja terasa lebih nyaman.
Produktivitas kerja pun dijamin meningkat. Menurut pengalaman banyak orang, ide cemerlang
sering muncul karena interaksi yang bagus dengan rekan kerja.

Jujur. Asal tahu saja, orang yang dengan cepat selalu melontarkan kritik pada orang lain
sebetulnya yang paling sukar melihat kesalahan diri sendiri. Jika Anda juga punya sifat ini,
segera lakukan perubahan diri yang mungkin bisa menyelamatkan karier Anda.
Ada cara gampang yang bisa Anda praktekkan sekarang. Jika komentar negatif sudah mulai
terasa menyembul di mulut, segera ganti dengan komentar yang lebih positif. Ini membuat
Anda kelihatan fair dan lebih menghargai orang lain.

Manfaat lain, Anda juga akan mampu melihat dunia dengan pendekatan yang berbeda.
Misalnya saat rekan kerja menyerahkan laporan yang berantakan, penuh kesalahan tata
bahasa di sana-sini, jangan buru-buru mencerca. Coba simak sekali lagi. Mungkin ada ide
hebat yang tersembunyi di dalam laporan itu. Jangan sampai Anda kehilangan kesempatan
baik, hanya karena terlalu fokus pada sisi-sisi buruk.

Mengalah. Lakukan dengan taktik yang tepat, agar Anda bisa tetap mengutarakan maksud
hati. Jika Anda harus menulis penilaian mengenai rekan kerja lain, lakukan dengan tepat. Jika
tak bisa mengarahkan kepada perbaikan diri, rekan kerja tak akan minta pendapat lagi kepada
Anda. Tak ada gunanya, karena toh Anda tak bisa mengutarakan keinginan diri.
Anda bisa melakukannya dengan berbagai macam cara. Jika Anda selalu merasa tak enak
menyakiti orang lain, coba perhalus komentar negatif dengan mengatakan, “Saya mengerti
mengapa saran yang Anda buat seperti ini. Tapi mungkin akan lebih baik jika Anda melakukan
dengan cara…”

Percayalah, rekan kerja pasti akan lebih menyukai gaya seperti ini. Mereka tak perlu harus
menduga hal yang ingin Anda katakan.

Rendah hati. Meski memang punya kemampuan yang jadi aset penting perusahaan, Anda tak
perlu jadi sombong. Biarkan prestasi kerja Anda yang membuktikannya. Setiap kali Anda ingin
berkomentar mengenai suatu hal, persilakan dulu rekan kerja untuk mengekspresikan
pendapatnya. Jangan langsung mendahului dan menggurui mereka, seolah-olah hanya Anda
yang tahu. Jika mereka berkomentar positif mengenai Anda, anggap saja sebagai pujian. Pasti
Anda akan merasa lebih nyaman menerimanya. Suatu saat jika Anda butuh komentar atau
rekomendasi dari rekan kerja untuk tawaran kerja baru, dijamin mereka melakukannya dengan
senang hati.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: